Solusi KANKER yang ramah dengan TRANSFER FACTOR

Pengobatan Kanker yang berkembang di Indonesia menuju pengobatan yang ramah, artinya pengobatan tersebut hanya membunuh inti sel kankernya saja tanpa membunuh jaringan normal yang juga berkembang di sekitar sel cancer.

Salah satu produk yang ramah dan aman dalam membantu meningkatkan kemampuan sistim pertahanan tubuh hingga 437%, untuk memerangi sel-sel kanker secara alami tanpa merusak jaringan normal yang sehat, adalah Transfer Factor Plus Tri-Factor Formula milik 4Life Research USA, yang saat ini sudah tersedia di Indonesia dan bisa dibeli dari Distributor 4Life Indonesia.

transfer factor plus tri factor formula

“Pengobatan kanker yang ada sekarang sering membawa efek samping pada penderita,” kata Ketua Program Doktor Ilmu Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Mohamad Sadikin seusai Seminar Forum Biomedika di FKUI, Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa pengobatan cancer yang ada, yaitu dengan bedah, elektrokimia, dan konsumsi obat berfokus untuk membunuh ke inti sel cancer.

“Makanya kalau ada pasien yang merasakan sakit sekali ketika sedang diobati, itu karena sel-sel yang normalnya juga ikut mati,” kata Sadikin.

Ia juga menambahkan, kini dunia kedokteran sedang mengusahakan pengobatan cancer yang bukan hanya berfokus pada menghentikan perkembangan sel kanker dengan cara radikal, tetapi dengan cara yang selektif, yaitu mengganggu metabolisme sel kanker, menghindari pemicu kanker dengan gaya hidup sehat, dan yang terbaru adalah pengobatan dengan sel punca.

Di Indonesia, cancer termasuk ke dalam lima besar sebagai penyebab kematian khususnya kanker payudara dan kanker rahim yang lebih banyak diidap penderita kanker di Indonesia, paling banyak dibandingkan jenis kanker lainnya.

Sel kanker yang ada di dalam tubuh tidak semuanya bisa menjadi ganas karena sel tersebut bisa menjadi ganas setelah dipicu oleh zat-zat tertentu. Zat tersebut bisa berasal dari apa yang kita konsumsi setiap hari.

Mengenai pengobatan kanker dengan tanaman tradisional, Mohamad Sadikin mengatakan perlu adanya penelitian lebih lanjut terhadap obat-obatan tradisional tersebut.

“Pengobatan itu sebaiknya harus dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” kata Sadikin.

Sadikin menambahkan, jika bahan tanaman tradisional itu sebatas pada bahan yang bisa dikonsumsi langsung, seperti bawang putih, kunyit, jahe, dan dikonsumsi dalam takaran yang wajar, maka tidak akan membawa dampak yang signifikan pada kesehatan.

Wellness Industry – Peluang Bisnis Abad 21

Prediksi ini tidaklah terlalu berlebihan, jika mencermati perkembangan Ekonomi Dunia saat ini. Seperti yang diceritakan Mr. Isa (Melalui Riset Panjang Beliau) dalam Bukunya, “Gaya Hidup Sehat Alami – Tradisi Bertemu Dengan Teknologi” Edisi VI April 2007. Dalam sub judul, “Industri Kesehatan Sebagai Sebuah Bisnis-Sebuah Prediksi”. Semakin sadarnya Manusia untuk memperbaiki pola kehidupannya, dimulai dengan memperbaiki pola makan sehat alami.

Didukung dengan propaganda Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang semakin menitikberatkan pentingnya menjaga kesehatan, kebutuhan akan makanan kesehatan atau sering disebut Makanan Tambahan (Supplement Food) meningkat pesat. Hal ini mempengaruhi berkembangnya Industri di bidang Kesehatan, yang mengacu pada bahan-bahan alami.

Menurut Analisa Pengamat Ekonomi Dunia, Paul Zane Pillzer, dalam bukunya yang laris “The Next Trillion Dollar Industry”, dalam satu dekade mendatang perkembangan Industri Kesehatan mencapai titik yang sangat fantastis. Prediksi ini berdasarkan adanya generasi yang mampu menggerakan Ekonomi Dunia, yaitu generasi Baby Boomer (Generasi yang lahir pada masa ledakan bayi setelah PD II).

Baby Boomer adalah generasi yang belakangan menjadi penggerak, trend setter gaya hidup yang mampu menjadi mesin penggerak Ekonomi Global. Mereka membuat Industri Properti meledak, Industri Otomotif berkembang pesat. Mereka pula yang menggerakan Industri Asuransi, Komputer dan Internet. (Di Indonesia diwakili oleh kelas menengah).

Generasi ini tidak lagi memikirkan bagaimana mencari uang. Mereka adalah generasi yang berada pada puncak penghasilan, mampu mendapatkan lebih banyak uang, memiliki daya beli yang tinggi. Generasi Baby Boomer ini berada pada tingkat produktivitas yang tinggi. Sangat masuk akal jika dalam satu dekade mendatang, mereka diperkirakan akan menggerakan Industri Kesehatan. Karena pada usia yang sangat produktif (37 – 55 tahun ) mereka ingin lebih sehat, memperbaiki penampilan, memperlambat penuaan, dan ingin mencegah berbagai macam penyakit. Intinya mereka ingin merawat kesehatannya dan tidak rela penyakit mencuri usia produktifnya. Pemerintah pun tidak ingin generasi ini runtuh, karena di Amerika jumlah mereka memang hanya 30 persen, namun mampu memberikan sumbangan GNP (Gross National Product) sampai 50 persen.

Saat ini, di Amerika saja, menurut Paul, generasi tersebut menghabiskan sekitar 200 milyar dolar AS per tahun untuk produk perawatan Kesehatan. Jumlah ini diperkirakan setengah dari angka belanja kendaraan. Dan diperkirakan akan mencapai puncak permintaan tertinggi pada akhir tahun 2010, yaitu mencapai 1000 milyar dolar AS atau 1 Trilyun dolar AS per tahun. Atau sekitar 19 juta dolar (19 milyar rupiah) per menit. Meningkat sekitar 500 persen.

Jika pada tahun 70-an dunia dikejutkan dengan microwave, tahun 80-an Industri Video meledak, tahun 90-an Industri Komputer dan Internet merambah Dunia, maka memasuki abad 21 ini Industri Kesehatan (Wellnes Industry) akan mengambil alih, apalagi tekanan persaingan, tekanan pola makan dan tekanan polusi yang semakin tinggi.

 

 

 

Menurut Paul Zane Pillzer, ada 4 pilihan jika mau berpesta pada peluang ini.

  1. Menjadi tenaga ahli atau praktisi. Tentu saja untuk menjadi tenaga ahli diperlukan bekal pendidikan yang tidak murah dan membutuhkan waktu beberapa tahun untuk sekolah. Lalu, mau menukarkan waktu sebagai peneliti dengan uang.
  2. Sebagai produsen, yaitu mengambil bagian dengan membangun Industri Kesehatan. Ini harus didukung dengan investasi milyaran, bahkan trilyunan rupiah untuk membangun pabrik, infrastruktur, biaya riset, hak paten, pengangkutan barang, peng-iklanan, dan sebagainya.
  3. Penjual eceran juga memiliki peluang yang menggiurkan. Tetapi tetap saja harus mempersiapkan beberapa hal, seperti membayar lisensi, strategi periklanan, dan membayar sejumlah karyawan. Sebuah investasi yang jumlahnya tidak sedikit.
  4. Sebagai Distributor. Dalam 30 tahun perkembangan bisnis Dunia, Distributor adalah bagian dari rantai bisnis yang paling besar mendapatkan keuntungan. Jadi, keuntungan terbesar bukan pada pembuatnya. Contohnya, seperti Sam Walton dengan “Wall Mart”nya, Fred Smith dengan “Fed-Ex”, Josh Bishop dengan “Amazone.com”. Dan Mereka adalah Distributor.

Namun apabila Sam Walton dan Fred Smith menemukan cara mendistribusikan barang yang sudah dikenal konsumen, maka Milyarder baru abad 21 mendapatkan keuntungan dari bisnis distribusi dengan cara yang lebih cerdas. Yaitu memberikan pendidikan kepada konsumen tentang produk baru, dan menginformasikan tentang tata cara penyalurannya, yakni dengan cara Network Marketing. Bisnis ini disebut bisnis yang mengandalkan kecepatan pikiran, produk yang lebih baik, distribusi yang lebih baik, dan peluang yang lebih baik. Karena pasar potensial adalah para Baby Boomer. Di Amerika saja jumlah mereka sekitar 78 juta dengan uang tunai 1 trilyun dolar Amerika. Gaya hidup mereka tidak bisa dihentikan. Mereka ingin bersenang-senang, ingin mobil mewah, namun mereka tidak ingin cepat tua. Mereka siap membayar berapa saja agar tetap awet muda, sehat dan penuh vitalitas.

Sebuah pepatah dari Cheryl Russel: “Bisnis yang cukup cerdik adalah mengenali apa yang diinginkan Baby Boomer”.

 

Produk yang tepat + Peluang yang tepat.

4Life Research adalah perusahaan yang bergerak dibidang industri kesehatan yang sedang dan akan dibutuhkan oleh pasar. Produk Utama 4Life Research adalah Produk Kesehatan untuk immune system yang dikenal dengan nama “TRANSFER FACTOR”, yang telah melalui lebih dari 3500 uji klinis di lebih dari 50 negara dengan menghabiskan dana lebih dari US$40 milyar. Kehebatan TRANSFER FACTOR telah membawa Perusahaan 4Life Research ke tangga 15 daftar “Inc 500” sebagai Private Company yang paling pesat berkembang di USA dengan pertumbuhan 6,108%. Hanya 4Life Research satu-satunya perusahaan Network Marketing (MLM) yang terdaftar dalam INC.500 dan menjadikannya sebagai perusahaan Network Marketing (MLM) terbaik di dunia.

Kini 4Life Research akan segera membuka kantor di Indonesia … Inilah Peluang yang sangat BESAR bagi Anda untuk menjadi Pioneer dan Leader-leader di 4Life Indonesia, sebelum Grand Launching tahun 2009 ini. Karenanya, segera ambil PELUANG BISNIS ini … atau Orang lain yang akan mengambilnya.

Ambil Keputusan SEKARANG juga …!

 

Artikel terkait:

http://www.indonesiaindonesia.com/f/42147-bisnis-kesehatan-and-penambahan-income/

Strategi Bisnis MLM di Internet